Revitalisasi UPTD SDN 20 Way Ratai Disorot, Diduga Ada Pekerjaan Tak Sesuai Spesifikasi
PESAWARAN – Pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi dan revitalisasi UPTD SDN 20 Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, Lampung, menjadi sorotan setelah Ketua LSM Trinusa Kabupaten Pringsewu, Abdul Manaf, bersama perwakilan LSM Trinusa Pesawaran, Rustam, serta sejumlah anggota mendatangi lokasi untuk melihat secara langsung kondisi pekerjaan di lapangan. BERSWARA FAKTA | Jumat, 9 Oktober 2026
Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyoroti sejumlah bagian pekerjaan yang dinilai perlu mendapat perhatian dan pemeriksaan lebih lanjut. Temuan awal itu memunculkan dugaan adanya pekerjaan yang belum sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan.
Selain kondisi material, sejumlah aspek pengerjaan juga dinilai perlu diperiksa secara menyeluruh guna memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan teknis dan dokumen kontrak. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan verifikasi dari pihak yang memiliki kewenangan dan kompetensi teknis.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, kegiatan tersebut merupakan pekerjaan rehabilitasi UPTD SDN 20 Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, dengan nilai anggaran sebesar Rp830.450.089,00 dan jangka waktu pelaksanaan selama 149 hari kalender.
Besarnya anggaran yang dialokasikan untuk peningkatan sarana pendidikan tersebut menuntut pelaksanaan pekerjaan yang berkualitas, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Terlebih, bangunan sekolah merupakan fasilitas publik yang menunjang kegiatan belajar-mengajar. Karena itu, kualitas konstruksi dan keamanan bangunan menjadi aspek penting demi melindungi peserta didik, tenaga pendidik, serta seluruh warga sekolah.
Minta Dinas Terkait Turun ke Lapangan
Atas kondisi yang menjadi sorotan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran, konsultan pengawas, serta kontraktor pelaksana diharapkan segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap hasil pekerjaan rehabilitasi tersebut.
Pemeriksaan perlu dilakukan tidak hanya dari sisi administrasi, tetapi juga melalui pengecekan teknis terhadap jenis dan kualitas material, metode pengerjaan, volume pekerjaan, serta kesesuaian hasil pelaksanaan dengan kontrak dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Langkah tersebut penting untuk memastikan bahwa pekerjaan yang dilaksanakan benar-benar memenuhi standar kualitas dan ketentuan yang berlaku.
Apabila hasil pemeriksaan menemukan kekurangan atau ketidaksesuaian, pelaksana pekerjaan perlu diminta melakukan perbaikan sesuai ketentuan kontrak dan peraturan perundang-undangan.
Sementara itu, jika ditemukan indikasi pelanggaran, penanganannya harus dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan yang objektif serta didukung bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pengawasan Diperlukan agar Anggaran Negara Tepat Sasaran
Pengawasan terhadap proyek rehabilitasi sekolah merupakan bagian penting dalam memastikan penggunaan anggaran negara berjalan secara efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Setiap anggaran yang dialokasikan untuk sektor pendidikan diharapkan menghasilkan bangunan yang layak, aman, dan berkualitas sesuai standar teknis yang berlaku.
Karena itu, dugaan ketidaksesuaian pekerjaan di UPTD SDN 20 Way Ratai perlu ditindaklanjuti melalui klarifikasi dan pemeriksaan teknis agar persoalan yang ada dapat diketahui secara jelas.
Evaluasi sejak dini juga penting untuk mencegah potensi kerugian keuangan negara apabila nantinya ditemukan penyimpangan yang dapat dibuktikan melalui proses pemeriksaan sesuai ketentuan.
Pengawasan pembangunan bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kualitas sarana pendidikan.
Klarifikasi dan Hak Jawab
Hingga berita ini disusun, dugaan ketidaksesuaian pekerjaan tersebut masih memerlukan verifikasi teknis lebih lanjut. Belum terdapat kesimpulan yang dapat memastikan adanya pelanggaran terhadap spesifikasi pekerjaan.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran, konsultan pengawas, serta kontraktor pelaksana perlu diberikan kesempatan untuk menyampaikan penjelasan terkait kualitas material, tahapan pengerjaan, dan kesesuaian hasil rehabilitasi dengan spesifikasi dalam kontrak.
Redaksi Berswarafakta.com membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi seluruh pihak terkait sebagai bagian dari penerapan prinsip keberimbangan, akurasi, dan tanggung jawab jurnalistik.
Perkembangan lebih lanjut mengenai pekerjaan rehabilitasi UPTD SDN 20 Way Ratai diharapkan dapat memberikan kejelasan kepada masyarakat mengenai kualitas pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran negara.
(Endarsyah)
