Nasional

Partai NasDem Ajak Masyarakat Jadikan Peringatan G30S sebagai Momentum Belajar Sejarah

Oleh admin · Rabu, 30 September 2026 - 14:57 WIB

PESAWARAN, Berswarafakta. 30 September 2026  Partai NasDem mengajak masyarakat menjadikan peringatan peristiwa Gerakan 30 September 1965 sebagai momentum untuk mengenang sejarah sekaligus memperkuat persatuan bangsa.

Pesan tersebut disampaikan melalui materi publikasi Partai NasDem yang beredar pada Rabu (30/9). Dalam materi tersebut, NasDem menampilkan tema “Mengenang Peristiwa G30S/PKI” dengan mencantumkan tanggal 30 September 1965.

“Mari mengenang sejarah bangsa dan jasa para Pahlawan Revolusi,” demikian pesan yang tertulis dalam materi publikasi tersebut.

NasDem juga menekankan pentingnya menjadikan sejarah sebagai pembelajaran untuk menjaga persatuan, memperkokoh nilai-nilai Pancasila, serta mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pesan serupa pernah disampaikan Partai NasDem dalam peringatan 30 September sebelumnya. Pada 2024, misalnya, NasDem mengangkat pentingnya memperkuat persatuan dan kepatuhan terhadap konstitusi sebagai pelajaran dari peristiwa Gerakan 30 September 1965.

Pentingnya melihat sejarah secara kritis

Peristiwa 1965 merupakan bagian penting sekaligus kompleks dalam sejarah Indonesia. Komnas HAM mencatat bahwa rangkaian peristiwa 1965–1966 tidak hanya berkaitan dengan Gerakan 30 September, tetapi juga diikuti berbagai kekerasan dan dugaan pelanggaran HAM berat terhadap masyarakat.

Karena itu, pembahasan mengenai peristiwa tersebut perlu ditempatkan dalam konteks sejarah yang utuh dan berdasarkan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Penyebutan istilah maupun penjelasan mengenai pihak yang bertanggung jawab atas seluruh rangkaian peristiwa 1965 juga memiliki perbedaan dalam berbagai sumber sejarah.

Pada momentum 30 September 2026, sejumlah lembaga dan tokoh juga menyampaikan pesan agar masyarakat menjadikan sejarah sebagai bahan refleksi. Bawaslu Kabupaten Lampung Utara, misalnya, menyebut peringatan G30S sebagai momentum untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa sekaligus memperkuat persatuan dan kehidupan demokrasi.

Peringatan tersebut berlangsung sehari sebelum Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober. Pemerintah daerah di sejumlah wilayah turut menggelar atau mengimbau kegiatan peringatan sebagai bagian dari refleksi sejarah dan penguatan nilai persatuan.

Melalui pesan yang disampaikan dalam publikasinya, Partai NasDem menempatkan peringatan tersebut sebagai pengingat agar masyarakat mengambil pelajaran dari perjalanan sejarah serta menjaga persatuan dan nilai-nilai Pancasila.

(Media berswarafakta)

Bagikan: WhatsApp Facebook X

Tinggalkan Komentar