Keagamaan

Peringatan 7 Hari Wafatnya Alm. Buchori bin M Kasim, Ustaz Maksum Ingatkan Kepastian Kematian dan Bekal Akhirat

Oleh admin · Selasa, 29 September 2026 - 08:34 WIB · Dibaca 92 kali

LAMPUNG TIMUR, Berswarafakta. Suasana khidmat menyelimuti peringatan tujuh hari wafatnya almarhum Buchori bin M Kasim yang digelar di kediaman putra almarhum, Amir Faisol, S.H., di Dusun Kuripan, Desa Sukadana, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur, Senin malam (28/9/2026).

Acara yang dihadiri ratusan jamaah takziah, kerabat, dan masyarakat setempat tersebut diawali dengan pembacaan Surat Yasin dan tahlil yang dipimpin Ustaz A. Padli, B.A.

Dalam kesempatan itu, Ustaz Maksum, penceramah asal Sukadana, menyampaikan tausiyah mengenai hakikat kematian serta pentingnya mempersiapkan bekal amal untuk kehidupan akhirat.

Dalam ceramahnya, Ustaz Maksum mengingatkan bahwa kematian merupakan kepastian yang akan dialami seluruh makhluk bernyawa tanpa terkecuali.

“Kematian adalah perpisahan antara ruh dan raga yang akan mengantarkan manusia menuju kehidupan abadi. Peristiwa ini memusnahkan segala nikmat duniawi, dan setiap manusia akan kembali kepada Allah SWT dengan membawa amal perbuatannya masing-masing,” ujar Ustaz Maksum di hadapan para jamaah.

Mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Ankabut ayat 57, ia mengingatkan bahwa tidak ada satu pun makhluk yang dapat menghindari kematian. Baik pejabat maupun rakyat biasa, kaya maupun miskin, semuanya akan menghadapi ketentuan tersebut.

Menurutnya, waktu, tempat, dan cara seseorang meninggal dunia merupakan rahasia Allah SWT. Karena itu, manusia hendaknya senantiasa mempersiapkan diri dengan memperbanyak amal kebaikan selama masih diberikan kesempatan hidup.

Sebagai bagian dari tausiyahnya, Ustaz Maksum menyampaikan empat amalan yang perlu dijaga sebagai bentuk ikhtiar mempersiapkan bekal menuju kehidupan akhirat, yakni:

  1. Menjaga shalat lima waktu secara konsisten.
  2. Rajin bersedekah.
  3. Gemar membaca Al-Qur’an.
  4. Memperbanyak zikir dan bertasbih kepada Allah SWT.

Sementara itu, Amir Faisol, S.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Laskar Merah Putih Lampung Timur sekaligus perwakilan ahli waris, menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir dan mendoakan almarhum.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh handai taulan, kerabat, dan sahabat yang telah berkenan hadir serta mendoakan almarhum ayahanda kami sejak hari pertama hingga malam ke-7 ini. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan Bapak dan Ibu sekalian,” tutur Amir Faisol.

Ia berharap pesan dan hikmah yang disampaikan dalam tausiyah tersebut dapat menjadi pengingat bagi seluruh jamaah untuk senantiasa memperbaiki diri, memperbanyak amal kebaikan, serta mempersiapkan bekal terbaik sebelum ajal tiba.

(Darwin Efendi)

Bagikan: WhatsApp Facebook X

Tinggalkan Komentar