Ciptakan Sekolah Aman, LPAI Lampung Timur Gencarkan Sosialisasi “Stop Bullying” di Bandar Sribhawono
LAMPUNG TIMUR. Berswarafakta Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Lampung Timur terus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui safari sosialisasi pencegahan perundungan atau stop bullying di dua sekolah di Kecamatan Bandar Sribhawono, Senin (21/9/2026).

Kegiatan berlangsung di SMKS Praja Utama Bandar Sribhawono pada pukul 09.30 WIB dan kemudian dilanjutkan di SMAN 1 Bandar Sribhawono. Tim LPAI Lampung Timur mendapat sambutan dari jajaran sekolah, dewan guru, pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), serta ratusan siswa yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
Edukasi Hukum dan Pencegahan Perundungan
Ketua LPAI Lampung Timur, Decxy Vikry Angga, hadir sebagai narasumber utama bersama jajaran pengurus LPAI. Dalam pemaparannya, Decxy menekankan pentingnya pemahaman peserta didik terhadap aturan hukum terkait perlindungan anak.
Menurutnya, pemahaman tersebut diperlukan agar siswa mengetahui bahwa tindakan perundungan tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis dan keselamatan korban, tetapi juga dapat memiliki konsekuensi hukum.
Dalam sosialisasi tersebut, Decxy menyampaikan lima hal penting yang perlu diperhatikan siswa untuk mencegah terjadinya perundungan, yakni:
- Tidak memfitnah, dengan menjaga kejujuran dan tidak merusak nama baik orang lain.
- Tidak melakukan kekerasan fisik, seperti memukul, menganiaya, atau melakukan tindakan kekerasan lainnya.
- Tidak menyebarkan berita bohong atau hoaks, serta membiasakan diri menyaring informasi sebelum membagikannya.
- Tidak menghina, dengan menghormati fisik, latar belakang, maupun kemampuan orang lain.
- Tidak bercanda secara berlebihan, dengan memahami batasan agar candaan tidak berubah menjadi tindakan yang menyakiti orang lain.
“Perundungan sering kali berawal dari hal-hal yang dianggap ‘sekadar bercanda’. Melalui sosialisasi ini, kami ingin menanamkan rasa empati dan saling menghormati di antara para siswa, sehingga sekolah benar-benar menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar,” tegas Decxy.
Sekolah Dukung Pencegahan Bullying
Upaya LPAI Lampung Timur tersebut mendapat respons positif dari pihak sekolah. Kepala SMKS Praja Utama Bandar Sribhawono, Sugeng, menyambut baik kegiatan sosialisasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman siswa mengenai dampak perundungan.
“Kami sangat mendukung penuh langkah LPAI Lampung Timur. Edukasi seperti ini sangat penting agar anak-anak kita memahami dampak buruk bullying. Harapannya, kemitraan baik antara sekolah dan LPAI dapat terus berlanjut,” ujar Sugeng.
Apresiasi serupa disampaikan pihak SMAN 1 Bandar Sribhawono. Melalui perwakilan Humas yang menyampaikan pesan Kepala Sekolah Achmad Imanuddin, S.Pd., M.M., pihak sekolah mengapresiasi materi edukatif yang diberikan LPAI Lampung Timur.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman siswa sekaligus menjadi langkah preventif untuk mencegah munculnya perilaku perundungan di lingkungan sekolah.
LPAI Lampung Timur berharap pesan-pesan anti-perundungan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat diterapkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
(Darwin Efendi)
