Sekolah Kader Perubahan PKB Pesawaran Digelar di Negeri Katon
NEGERI KATON.LAMPUNG Berswarafakta. Sekolah Kader Perubahan (SKP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pesawaran kembali digelar. Kali ini, kegiatan berlangsung di Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, pada Minggu (20/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembekalan dan penguatan kapasitas kader PKB, khususnya dalam memahami organisasi, nilai-nilai perjuangan partai, kepemimpinan, serta peran kader di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars PKB. Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan dengan diikuti sekitar 75 kader perubahan PKB.
Hadir dalam kegiatan tersebut Hj. Hanifa, S.E., anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKB sekaligus anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung.
Turut hadir H. Teguh Santoso, S.E. selaku tuan rumah kegiatan, Rudi Ardiansyah, A.Md.S.E. selaku Sekretaris DPC PKB Kabupaten Pesawaran, serta M. Teguh Santoso, S.E. selaku Bendahara DPC PKB Kabupaten Pesawaran.
Selain itu, hadir pula Zulkarnain, S.E., jajaran Fraksi PKB Kabupaten Pesawaran, serta staf dan pengurus DPC PKB Kabupaten Pesawaran.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rudi Ardiansyah, A.Md.S.E., membuka secara resmi Sekolah Kader Perubahan PKB. Pembukaan ini menandai dimulainya proses pembelajaran dan pembekalan bagi para kader yang mengikuti kegiatan.
Sementara itu, Iswanto, S.H., hadir sebagai narasumber sekaligus mentor yang menyampaikan materi dalam kegiatan Sekolah Kader Perubahan PKB.
Penguatan Organisasi dan Kepemimpinan Kader
Materi yang diberikan diarahkan pada penguatan pemahaman kader mengenai organisasi, kepemimpinan, ideologi kebangsaan, integritas, serta pengabdian kepada masyarakat.
Beberapa pokok pembekalan yang disampaikan antara lain:
1. Pemahaman organisasi dan perjuangan PKB
Kader diberikan pemahaman mengenai pentingnya memahami arah perjuangan organisasi, menjaga soliditas, serta menjalankan tugas sesuai aturan dan tanggung jawab organisasi.
2. Kepemimpinan kader
Para kader didorong memiliki jiwa kepemimpinan yang bertanggung jawab, mampu bekerja sama, terbuka terhadap aspirasi masyarakat, serta dapat menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
3. Nilai kebangsaan dan kemasyarakatan
Kader diingatkan mengenai pentingnya menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta mengedepankan kepentingan masyarakat dan bangsa dalam menjalankan aktivitas organisasi.
4. Kader sebagai penghubung masyarakat dan organisasi
Kader diharapkan mampu menyerap aspirasi masyarakat, menyampaikan informasi dengan baik, serta ikut mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat.
5. Integritas dan etika kader
Kader dituntut menjaga sikap, perkataan, dan tindakan serta membangun kepercayaan masyarakat melalui perilaku yang santun, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
6. Kader perubahan
Menjadi kader perubahan tidak hanya berarti memahami organisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata di lingkungan masing-masing.
Para kader diharapkan dapat hadir di tengah masyarakat, mendengarkan kebutuhan warga, serta ikut mendorong berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Dalam penyampaian materi, mentor juga menekankan pentingnya kader untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan komunikasi, memahami persoalan masyarakat, serta membangun kerja sama yang baik antarkader.
Melalui Sekolah Kader Perubahan tersebut, para peserta diharapkan memperoleh wawasan dan pengalaman yang dapat diterapkan dalam kehidupan organisasi maupun dalam pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana kebersamaan dan menjadi bagian dari proses pembekalan kader PKB Kabupaten Pesawaran agar semakin memahami tugas, tanggung jawab, serta peran mereka di tengah masyarakat.
Berswarafakta.com
Endarsyah
